Pengikut

Senin, 14 Januari 2019

Puisi (NEGERIKU)

Dalam senyummu kau sembunyikan lelahmu.
Derita siang dan malam menimpamu.
tak sedetik pun menghentikan caramu
Untuk bisa memberi harapan baru bagiku.

Aku cinta padamu.. oh... negeriku.
Kau begitu sabar menghadapi kebrutalan di kehidupan mu.
Keserakahan orangmu tak perduli padamu.

Tapi..
selalu kau teruskan cara untuk masa depanku.
mencari harapan baru kembali bagi anak cucuku.

Negeriku..
Bukan setumpuk Emas yang kau inginkan di dalam Alam mu
bukan orang-orang pintar yang kau butuhkan di lingkungan mu.
bukan juga prestasi kemenanganmu.
tapi, Kemanusiaan yg adil dan beradab.
Mungkin itu kebutuhanmu.

(Mocone koyo ndongeng sambil muka berandai-andai)

Seandainya..
Negeriku
Serupa rahim ibu
Merawat kehidupan
Menguatkan yang rapuh
Menghormati yang tumbuh.
Mungkin sangat indah nan ramah.

(15/1/19)